Guardiola Waspadai 2 Keunggulan MU

Guardiola Waspadai 2 Keunggulan MU

Manchester City merupakan favorit pada Derbi Manchester, hari Minggu (11/11). Mereka tidak menelan kekalahan pada ajang Liga Premier Inggris. Performa mereka juga semakin bagus. Di tengah minggu kemarin, mereka mengalahkan Shakhtar Donetsk 6-0 pada ajang Liga Champions. Tapi, pelatih City, Pep Guardiola tidak ingin jemawa. Ia tidak menganggap remeh Manchester United.

Walau Manchester United tidak memperlihatkan penampilan bagus di kampanye musim ini, Guardiola menganggap tersedia 2 hal yang menjadi keunggulan mereka serta mesti diwaspadai para pemainnya. Itu merupakan mentalitas serta efektivitas. Dirinya menunjuk fakta pertandingan musim kemarin serta sejumlah pertandingan yang sudah dijalani Red Devils kampanye musim ini.

“Musim kemarin, kami berlaga baik sepanjang 75 menit, namun United memperlihatkan pada kami jika mereka cuma butuh sepuluh ataupun 15 menit buat membikin peluang. Kala menguasai bola, mereka bisa membuat sesuatu sebab memiliki talenta-talenta mengesankan,” terang Guardiola sebagaimana dilansir melalui Manchester Evening News.

Karena itu, ia mendesak anak-anak didiknya dapat main konsisten selama pertandingan pada Derbi Manchester mendatang. Ini hal penting sebab menurut dirinya, main mengesankan selama 90 menit menghadapi kesebelasan hebat merupakan kemustahilan.

Menilik mental serta efektivitas yang bagus itu, Guardiola memperhitungkan Manchester United masih berpotensi memenangi Liga Premier Inggris kampanye musim ini. Mental menjadi juara telah ditampilkan pada banyak pertandingan. Salah satu diantaranya kala melawan Newcastle United.

“Mereka belum terabaikan dari perebutan trofi. Ini bulan November. Mereka memperlihatkan bisa bangkit pada pertandingan-pertandingan sulit seperti kala tertinggal 0-2 menghadapi Newcastle. Mereka merupakan tim besar dengan mental tim besar,” imbuh lelaki dari Katalonia itu.

Guardiola memang layak waspada sebab Manchester United memperlihatkan geliat nyata. Di dalam 3 pertandingan terbaru pada seluruh kompetisi, anak-anak didikan Jose Murinho terus bisa menuai hasil positif walau tak dengan score telak.

Keputusan McGregor Menyerah dari Nurmagomedov Dikecam Eks Petinju

Keputusan McGregor Menyerah dari Nurmagomedov Dikecam Eks Petinju

Salah satu komentator UFC sekalian mantan petinju, Paulie Malignaggi, mengomentari keras tingkah laku petarung Republik Irlandia, Conor McGregor, yang memutuskan guna menyerah ketika menghadapi Khabib Nurmagomedov (Rusia).

Di pertandingan UFC 229 yang berjalan di T-Mobile Arena, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Minggu (7/10) tersebut, Conor McGregor berbuat tap out sebagai tanda menyerah.

Itu diperbuat McGregor karena tidak dapat melepas diri dari cekikian Khabib Nurmagomedov di ronde ke 4.

Soal cara menerima kekalahan McGregor itu, Paulie Malignaggi juga memberi komentar.

“Menang ataupun menerima kekalahan ini tidak soal serta kami keluar seperti petarung, kami meninggalkan sebagai lelaki, kami keluar dengan kehormatan, ” tutur Malignaggi yang dilansir BolaSport. com dari Bjpenn.

Selain itu, Malignaggi pun mengomentari ucapan McGregor di ronde ke 3 yang mendesak permintaan maaf pada Nurmagomedov.

Di ronde ke 3, McGregor menyatakan jika hal-hal yang telah ia katakan sebelum laga adalah salah satu bagian dari bisnis UFC 229.

“Itulah apa berjuluk turnamen, namun keluarlah mirip salah satu lelaki sejati, ” tutur Malignaggi.

“Jangan menyindir soal kesepakatan kontrak di tengah permainan sebagaimana, ‘ini cuma satu bisnis, jangan sakiti saya’, ” kata Malignaggi melanjutkan.

Persib Bandung Dapat Kabar Baik Jelang Hadapi PSM

Persib Bandung Dapat Kabar Baik Jelang Hadapi PSM

Persib Bandung memperoleh angin segar jelang pertandingan minggu ke-27 Liga satu kampanye musim 2018 kontra PSM Makassar. Di duel yang bakal dimulai di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu (24/10) ini, Persib Bandung dapat memainkan 2 penyerangnya.

2 striker itu adalah Patrich Wanggai serta Jonathan Bauman. Pada awalnya, 2 bintang ini diskors Komisi Disiplin (Komdis) PSSI sebab sebuah pelanggaran regulasi laga.

Wanggai tidak diperbolehkan menembus 3 laga, sementara Bauman diskors 2 pertandingan. Jelang habisnya waktu skorsing itu, Wanggai mengakui telah tak sabar guna cepat memperkuat Persib, demi menghantarkan membangun kembali tempat Maung Bandung ke pucuk klasemen sementara.

“Persib perlu angka serta harus unggul, aku telah tak sabar berlaga serta wajib dapat berlaga baik, ” tutur Wanggai dari laman Liga Indonesia, Senin (22/10).

Bersama kembalinya Wanggai serta Bauman, sekarang tinggal 2 bintang asing Maung Bandung yang tengah melakoni suspensi hukuman berlaga. Keduanya merupakan Bojan Malisic serta Ezechiel N’Douassael.

Laga Persib menghadapi PSM adalah pertandingan langsung perburuan pucuk klasemen weekend ke-27.

Sekarang, PSM merupakan pemuncak klasemen sementara Liga 1. Tim Juku Eja mendapat 47 angka pencapaian dari 13 unggul, 8 seri serta 5 menerima kekalahan di dalam 26 pertandingan yang dilewati.

Adapun Maung Bandung ada pada peringkat kedua. Pasukan bimbingan Mario Gomez mencatatkan 45 angka pencapaian melalui 13 unggul, 6 seri, serta 7 menerima kekalahan dari 26 pertandingan.

Bonek SKJ 27 Makin Eksis di Masyarakat

Bonek SKJ 27 Makin Eksis di Masyarakat

Adanya komunitas fan Persebaya Surabaya yang berjuluk Bonek SKJ 27 makin menunjukan eksistensinya di dalam bidang sosial pada masyarakat.

Terus aktifnya komunitas Bonek SKJ 27 pada masyarakat menjadikan mereka berhasil mendirikan yayasan sosial berjuluk Wani Sobo Panti. Berdiri 6 Maret 2011, komunitas itu digagas dengan segelintir Bonek yang ada pada kota Kecamatan Sukodono serta Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.

Lantas, Didik Purwanto, selaku Pembina Bonek SKJ 27 menyatakan nama SKJ mengalir melalui singkatan Sukodono, Jemundo serta Sidoarjo. Lelaki selaku pembina Yayasan Wani Sobo Panti ini mengakui SKJ 27 sesungguhnya tengah fokus untuk berbuat aktifitas sosial di dalam 6 tahun terbaru.

Aktifitas sosial itu dari panti menuju panti yang ada pada wilayah di dalam maupuan luar Jawa Timur kala membuntuti pertandingan away Persebaya.

“Kurang lebih telah 22 aktifitas yang telah rombongan saya laksanakan, mayoritas menuju panti-panti bimbingan wilayah Sidoarjo, ” tutur Didik. “Dua kali santunan menuju luar wilayah waktu tersedia away Persebaya pada Solo serta Bantul, ” katanya.

Sekarang, SKJ 27 telah punya yayasan legal bersama akte legalitas bagus dari notaris dan Menteri Hukum serta HAM dengan yayasan Wani Sobo Panti.

Skuat Wheelchair Basketball Putra Indonesia Belajar dari Kekalahan Lawan Iran

Skuat Wheelchair Basketball Putra Indonesia Belajar dari Kekalahan Lawan Iran

Manajer skuat wheelchair basketball putra Indonesia, Fajar Brilianto, mendapat hikmah di balik hasil negatif timnya saat melawan Iran.

Kesebelasan wheelchair basketball putra Indonesia langsung mendapat tes sulit saat bertanding dengan Iran di partai Pool A.

Donald Santoso dkk perlu mengakui keunggulan tim wheelchair basketball putra Iran dengan score 17-117 di partai yang bergulir di Basket Hall GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (7/10).

Setelah laga, juru tak-tik wheelchair basketball putra Indonesia bersyukur dapat melawan tim hebat kayak Iran.

“Ini adalah jam terbang yang bernilai dapat berjumpa dengan Iran. Kapan lagi team saya dapat bertarung vs skuat elite dunia, ” tutur Fajar Brilianto.

“Buat team saya, itu merupakan hal yang amat khusus. Walau menerima kekalahan, pemain-pemain masih puas dapat berlaga hari ini, ” tambahnya.

Adapun laga berikutnya, skuat wheelchair basketball putra Indonesia bakal berhadapan dengan China pada Selasa (9/10).

PSSI Serahkan pada Pesepakbola buat Mogok Bermain Jika Ada Lagu Rasis

PSSI Serahkan pada Pesepakbola buat Mogok Bermain Jika Ada Lagu Rasis

Wakil Ketum PSSI, Joko Driyono, memberi segalanya pada pesepakbola buat menjalankan mogok berlaga jika terdapat lagu rasis dari pendukung di dalam satu laga.

Hal tersebut supaya para pendukung dapat bersikap dewasa buat tak menyebarkan virus-virus kebencian.

PSSI selama ini memang tak kunjung sempat menggunakan suspensi laga berhenti jika terdapat nyanyian lagu rasis menggema dalam laga.

Pada umumnya, Komite Disiplin (Komdis) PSSI cuma memberi suspensi pada pendukung itu usai laga berjalan.

“Bahkan pada sejumlah turnamen di planet ini tak kunjung ada yang berbuat hal tersebut, serta peraturan ini dapat diformulasikan di dalam laga-laga mendatang, ” tutur Joko di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senayan, Jakarta Pusat, pada hari Senin (01/10).

Lelaki yang akrab dipanggil Jokdri ini sadar jika peraturan buat menyudahi laga jika terdapat lagu rasis wajib dibicarakan lebih dahulu pada tim, pengadil lapangan, dan juga pesepakbola.

Tujuan yang mau disampaikan PSSI sedikit lebih ditujukan pada buat memerangi rasis serta kebencian antara pendukung di Indonesia.

Suspensi berhentinya laga itu pun atas saran dari para pendukung yang hadir menuju Kantor Kemenpora siang tadi.

Mereka berkumpul buat berkonsultasi bareng bagaimana menghantarkan sepakbola Indonesia setingkat lebih bagus lagi setelah pendukung Persija Jakarta, Haringga Sirla, meninggal dunia.

“Bisa saja peraturan di dalam rapat ini tanpa dirumuskan dengan cara detail. Jadi ekspektasi pesepakbola kala mendengarkan teriakan lagu rasis yang amat nyata dapat segera mengakhiri laga itu,” tutur Jokdri.

5 Hal Penting dalam Kemenangan Arsenal Atas Chelsea Di Community Shield

Laga yang bertensi tinggi terpampang dari awal babak, Arsenal sanggup menjadi juara Community Shield ketika sukses menumbangkan Chelsea dalam babak adu penalti 4-1. Nyatanya The Gunners sempat ketinggalan dan akhirnya menyelesaikan pertandingan di waktu normal dengan kedudukan 1-1.

Bandar Bola

Impresifnya, skuad asuhan Arsene Wenger bermain lebih menonjol di dalam laga ini. The Blues dibuat tidak berkutik walau sempat mendapat peluang besar untuk menjuarai laga usai unggul terlebih dulu. Tapi berikut lima hal-hal penting yang terjadi di dalam kemenangan Arsenal atas Chelsea.

1. Kreativitas Chelsea menurun tanpa kehadiran Hazard

The Blues dapat tampil perkasa ketika menjuarai titel Liga Inggris musim yang lalu, tetapi hal tersebut harus dimaklumi, karena mereka semata-mata hanya memainkan satu partai tiap minggunya. Ini menjadikan Antonio Conte mempunyai banyak waktu untuk duduk bersama para pemainnya kemudian berdiskusi mengenai strategi dan analisis atas pertandingan yang bakal berlangsung.

Ada satu nama yang sangat dominan kontribusinya, dia lah Eden Hazard. Tanpa hadirnya gelandang serang berdarah Belgia itu, menjadikan Chelsea tampak kebingungan dalam masalah kreatifitas.

Pedro yang sering dipasangkan bersamanya, bermain seperti kehilangan seorang yang suka membantunya bergerak bebas. Jadi ini adalah pekerjaan rumah yang perlu lekas diselesaikan lantaran minggu depan kejuaraan telah dimulai.

2. Danny Welbeck tampil menggila

Arsenal dalam pertandingan ini belum mampu diperkuat 2 pemain bintangnya Alexis Sanchez serta Mesut Ozil, malah mereka sedikitpun tidak tercantum namanya di dalam list skuad. Ini jadi momentum yang besar untuk Danny Welbeck yang bermain sebagai starter demi unjuk gigi.

Striker internasional Inggris itu juga menjawab kepercayaan dengan amat baik, dia dapat menyebabkan masalah untuk lini pertahanan Chelsea. Pertahanan bola yang kokoh dan sanggup membikin peluang dari sisi sayap, jadi nilai plus Welbeck dalam pertandingan sekarang.

3. Chelsea butuh tiga gelandang bertahan

Satu hal yang sudah terang terlihat di pertandingan pramusim bila Chelsea memerlukan gelandang bertahan lainnya. Tiemoue Bakayoko memang memiliki status bintang baru dan bakal jadi duet sangat jitu bersama dengan N’Golo Kante. Namun siapa yang dapat menemani mereka di barisan lini tengah Chelsea?

Bakayoko masih tetap belum mampu diturunkan ketika menghadapi Arsenal, maka mereka memasukkan Cesc Fabregas di posisi menemani Kante. Dari sisi menyerang Mantan lulusan La Masia itu tidak mendapat masalah, namun saat telah diminta bertahan bisa jadi bencana untuk tim.

Fabregas amat buruk dalam situasi laga satu lawan satu, serta Arsenal yang mengandalkan kecepatan semua pemainnya membikin lini kedua The Blues kesulitan.

Ini jadi konsekuensi mereka ketika membuang Nathaniel Chalobah serta Nemanja Matic. Tidak ada pemain sepadan yang dapat menjadi pilihan lain di dalam skuad pilihan Conte.

4. Performa Lacazette jadi yang sangat ditunggu-tunggu

Cuma memainkan laga sepanjang 66 menit, kemudian digantikan oleh Olivier Giroud, Lacazette tidak mambuat gol dan performanya pun tidak begitu mengagumkan. Namun bila Kamu mengamati lebih lengkap lagi, ini adalah penampilan yang menjanjikan dari Lacazette demi merengkuh keberhasilan di musim pertamanya di Liga Inggris.

Dirinya sanggup bermain melebar, di depan sendirian dan kemampuan membaca kondisi permainan. Semua yang dia lakukan sungguh bagus. Jadi, ini membuat penasaran apa yang dapat diberikan lebih lagi dari sesosok pencetak 37 gol musim lalu bersama dengan Lyon itu.

5. Sead Kolasinac luar biasa

Bek kiri yang baru dihadirkan musim ini bermain sebagai pemain pengganti di menit ke-32, ketika Per Mertesacker ditarik keluar yang disebabkan oleh cedera. Dirinya lalu mengisi deretan tiga bek yang diusung Wenger.

Ketenangan dan power yang dimiliki bek berdarah Bosnia ini sanggup membuat lini pertahanan The Gunners jadi tenang. Chelsea terus kesusahan untuk menghancurkan benteng kuat yang digalang Kolasinac.

Puncaknya saat babak kedua meninggalkan 8 menit lagi, dan Arsenal dalam keadaan tertinggal. Bek yang dihadirkan dari Schalke ini bermain sebagai pahlawan melalui gol sundulannya menyambut umpan Granit Xhaka.

Hasil yang akhirnya memaksa kedua tim untuk mengikuti babak adu penalti, kemudian The Gunners keluar sebagai pemenangnya (4-1).

Calon Pemain Buat Arsenal di Bursa Musim Panas

Arsenal barusan menjalani pertandingan buruk usai dibantai Bayern Munchen secara skor 5-1 di partai 16 besar Liga Champions. Dengan begitu, The Gunners kritis tersingkir dari kejuaraan Eropa dan hal tersebut menyisakan duka mendalam bagi suporter. Di tengah-tengah masa depan Arsene Wenger yang terbilang belum jelas, seluruh fans pun melihat frustrasi dengan komposisi skuad yang dibangun Arsenal ini. Mereka menganggap skuad saat ini masih belum mumpuni tuk bersaing di panggung domestik ataupun Eropa. Melihat hal itu, Arsenal jelas saja harus menjalankan perubahan di musim panas caranya mbeli pemain berkualitas. Bandar bola online ini “meramalkan” pada halaman jurnal bola-nya bahwa akan ada lima calon pemain yang dapat dibeli Arsenal musim panas yaitu:

Isco

Mesut Ozil makin jadi sorotan lantaran penampilan pemain Jerman tersebut begitu buruk belakangan ini. Ia merupakan pemain kelas dunia tetapi tak bisa menunjukkannya dengan konsisten di Arsenal lalu klub mungkin dapat mencari penggantinya. Muncul rumor menyebut bila Real Madrid ingin Ozil kembali serta Arsenal wajib melihat tawaran itu dengan tangan terbuka. Barangkali Ozil bisa digunakan alat barter tuk mendapat bintang Madrid lain. Isco ialah pemain sensasional dan mempunyai kemampuan teknik yang dikombinasikan dengan speedity hingga cocok di Premier League. Sepak bola Inggris tak menghormati pemain semacam Ozil yang sering tampak menghilang di lapangan lalu mereka memerlukan pemain yang dapat menggiring bola semacam Philippe Coutinho maupun Eriksen Kristen.

Layvin Kurzawa

Main di sisi kanan, Lionel Messi tak begitu berkutik saat berhadapan dengan PSG. Seorang pemain yang berhasil mematikan Messi ialah Layvin Kurzawa. Di sudut lain, gol fantastis Arjen Robben serta umpan silang Douglas Costa pada Robert Lewandowski asalnya dari sisi kiri Arsenal. Pemain yang bertanggung jawab tuk mengganjal posisi tersebut ialah Kieran Gibbs. Nacho Monreal serta Gibbs telah lewat masa jayanya lalu Arsenal perlu pemain semacam Kurzawa tuk membenahi barisan belakang dan muncul mendominasi semisal Ashley Cole di era lalu.

Antonio Rudiger

Pasca Laurent Koscielny dibawa keluar lantaran cedera ketika melawan Munchen, Arsenal terpeleset 3 gol dalam rentang waktu 9 menit hingga praktis menyelesaikan pertandingan. Tanpa hadirnya pemain Prancis tersebut, The Gunners terlihat semacam tanpa kemudi, pemimpin serta kepercayaan diri turun drastis. Tetapi, berapa lama kembali Arsenal akan melulu mengandalkan Koscielny? Ia merupakan bek terbaik klub sehabis era Sol Campbell juga Martin Keown, namun Koscielny sekarang berumur 31 dan lagi mendekati akhir karirnya. Arsenal musti melihat pemain berumur 23 tahun Antonio Rudiger. Ia tinggi, mobile, sanggup membaca permainan dengan benar dan bermain di usia yang ideal. Rudiger dapat membentuk duet yang amat bagus bersama Shkodran Mustafi maupun Rob Holding. AS Roma takkan melepasnya dengan ‘miring’ namun pemain Jerman dapat membantu Arsenal.

Franck Kessie

Francis Coquelin terbilang punya keinginan dan mental tuk menang tetapi penampilannya kerap mengecewakan. Oleh sebab itu, Arsenal memerlukan tambahan gelandang tuk menguatkan lini tengah. Mengingat sosok Santi Cazorla masih terus menelan masalah cedera, Arsenal perlu pemain tepat tuk menemani Xhaka. Salah satunya barangkali bisa Jack Wilshere bila dalam kondisi fit. Tapi, gelandang Atalanta Franck Kessie tampak seperti pemain yang pantas tuk mengemban misi memusnahkan lini tengah lawan. Dia punya kemampuan fisik serta kecepatan tuk sukses di Premier League serta Arsenal takkan menyesal merekrutnya.

Romelu Lukaku

Arsenal juga Wenger sepertinya sudah tak percaya Danny Welbeck, Lucas Perez maupun Olivier Giroud. Mereka terus-terusan menurunkan Alexis Sanchez di muka walau mampu mencetak gol. Sanchez kadang begitu memaksakan diri mendulang gol dari kondisi sulit hingga hal tersebut jadi bumerang. Bila mencari pencetak gol andal maka Romelu Lukaku ialah idealnya. Pemain Belgia ini telah terbukti menghasilkan gol dengan praktis di Premier League. Lukaku telah menujukkan kualitasnya kembali musim ini dan dia jelas saja bisa memberi hal yang serupa pada Arsenal. Lukaku dapat bermain dengan maupun tanpa Sanchez di barisan depan The Gunners.