Jangan Sembarangan! Bagi Ibu Hamil Susu Kedelai Adalah Asupan Protein Tambahan

Susu kedelai merupakan Minunam yang dibikin dari kacang kedelai dihaluskan dan diambil sarinya saja tanpa ada ampas. Warnanya yang putih agak kekuningan inilah maka sering disebut dengan susu kedelai dan sari kacang kedelai. Umumnya susu kedelai ditambah gula ataupun susu supaya manis dan lebih nikmat tuk di nikmati sendiri atau beesama orang lain. Susu kedelai ini pun sudah banyak produksi didalam skala kecil atau pabrik kedalam bentuk kemasan kaleng supaya lebih awet dan tahan lama jika dalam waktu lama tidak dikonsumsi.

Susu kedelai dilengkapi dengan kandungan protein yang tinggi hingga amat baik sebagai asupan protein tambahan tuk ibu yang sedang mengalami tahap kehamilan. Susu kacang kedelai mengandung komposisi yang mirip dengan susu biasanya: yakni 3,5% protein, 2% lemak, dan 2,9% karbohidrat. Protein begitu dibutuhkan oleh tubuh manalagi ibu hamil, paling memerlukan protein tambahan sebab ada janin yang ada di tubuhnya. Susu kedelai tuk ibu hamil umumnya sudah dikemas dalam bentuk susu bubuk dengan beragam macam nutrisi tambahan lain semacam kalsium, vitamin, lemak dan lain sebagainya. Adapun sebagian manfaat dari susu kedelai ini yang dilansir dari wikipedia ialah sebagai berikut:

  • Antioksidan. Kedelai menyimpan senyawa yang dinamakan isoflavon, dimana bermanfaat tuk meningkatkan kesehatan. Senyawa tersebut bertanggung jawab tuk memperbaiki sel dan melakukan pencegahan kerusakan sel yang diakibatkan oleh polusi, ultra violet dan proses tubuh yang kurang normal.
  • Mengurangi risiko penyakit jantung. Protein lalu isoflavon hadir didalam kedelai, membantu dalam meminimalisasi kolesterol LDL (kolesterol “jahat”) dan penurunan kemungkinan darah membeku. Hal tersebut pada gilirannya, meminimalisasi risiko stroke dan penyakit jantung . Riset menunjukkan, mengkonsumsi susu yang berisi 25 gram protein kedelai sepanjang sembilan minggu menyebabkan penurunan 5% kolesterol LDL dalam hitungan rata-rata.
  • Mencegah kanker. Isoflavon berfungsi sebagai agen anti-kanker yang melawan sel kanker. Melindungi anggota tubuh dari kanker hormon semacam itu dari rahim, payudara juga prostat.
  • Membalikkan efek endometriosis. Kacang kedelai membantu dalam menunda tindak estrogen alami tubuh, yang bertanggung jawab tuk mengurangi maupun mencegah rasa sakit pada saat periode menstruasi dan gejala lain pada wanita.
  • Mencegah osteoporosis. Protein kedelai menolong dalam penyerapan yang kian baik kalsium dalam tulang. Isoflavon yang ada dalam makanan kedelai berperan memperlambat kehilangan tulang dan menghambat masalah yang terdapat pada tulang yang pada gilirannya untuk pencegahan masalah osteoporosis.
  • Mengatasi gejala menopause. Muatan isoflavon pada kedelai menyokong untuk mengatur estrogen. Riset telah menemukan bila isoflavon kedelai mampu mengurangi rasa panas di badan (hot flushes) pada wanita saat sedang masa menopause.
  • Pencegahan Masalah Ginjal. Serat dan protein yang larut dalam kedelai, meng-handle kadar glukosa darah serta filtrasi ginjal, dengan begitu mengendalikan penyakit ginjal dan diabetes.
  • Menjaga berat badan. Kandungan serat dalam kedelai yang tinggi sebagai alat tuk manajemen berat badan terutama untuk ibu hamil. Ini merupakan indeks glisemik rendah (GI) penganan yang meng-handle gula darah dan fluktuasi insulin. Hingga dapat membantu mengontrol rasa lapar berlebihan. Hal ini akan amat membantu Anda didalam tahap-tahap penurunan berat badan.